Dikota Surakarta dan Yogyakarta, sebelum pandemi Covid 19,
Dariuraian tentang cara berjalan Rasulullah Saw kita dapat memaknai beliau dengan akhlak mulia sebagai berikut: Tidak sombong "Pandangan ke bumi lebih lama dari ke langit", sebagaimana tertera dalam hadis di atas adalah sebuah metafora yang merepresentasikan bahwa Rasulullah Saw. jika berjalan sama sekali tidak menunjukkan kesombongan.
CeramahAgama: Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah - Ustadz Muhammad Wasitho, M.A. Orang-orang yang jujur dalam mencintai Allah l akan meneladani Rasulullah n dalam hal petunjuk dan akhlaknya. Allah l berfirman: Katakanlah, "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu."
Uujuga mengatakan inti dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. "Makanya momentum Muludan adalah untuk meniru, meneladani akhlak Rasulullah, baik dari segi keilmuan maupun dari segi sunah-sunah yang harus dilakukan yang tercermin dengan akhlak, moral, dan memiliki budi pekerti yang luhur
Vay Nhanh Fast Money. Ceramah Tentang Meneladani Akhlak Rasulullah. Perlunya meneladani rasulullah saw di era milenial. Kita wajib mentaati nabi shallallahu alaihi wa sallam dengan menjalankan apa yang diperintahkannya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. yang masuk islam 50 ribu. Dengan merujuk akhlak rasulullah saw, insya allah persoalan hidup kita akan ada. Ceramah Tentang Meneladani Akhlak Rasulullah Sketsa From Contoh soal try out matematika kelas 9 Contoh soal transformator dan pembahasannya Contoh soal ujian ppk Contoh soal ukom bidan 2019 pdf Kita bisa mengetahui keimanan seseorang melihat dari tingkah laku kesehariannya. Memang era rasulullah saw sudah terjadi jauh sebelum generasi milenial ada. Dengan merujuk akhlak rasulullah saw, insya allah persoalan hidup kita akan ada. Abu a’la almaududi dalam bukunya the prophet of islam, mengatakan “he is the only one example”. Namun keteladanan rasulullah masih bisa dijadikan panutan hingga saat ini. Tandai sebagai konten tidak pantas. Postingan ini akan memberikan contoh teks ceramah agama tentang meneladani akhlak rasulullah ada lagi rasul maupun nabi setelahnya. Pidato keagamaan ini cukup singkat namun isinya sudah menyangkut tentang teladan yang dicontohkan oleh rasulullah pidato. Dengan meningkatkan keimanan dan meneladani akhlak mulia. Hadirin yang saya hormati, dalam kesempatan yang baik ini, izinkanlah saya menyampaikan sebuah uraian singkat tentang “ meneladani akhlak rasul”. Simpan pidato meneladani akhlak rasulullah untuk nanti. “sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.”. Source Oleh karenanya hadirin sekaligus memperingati kelahiran nabi muhammad saw dalam momen pekan olah raga dan seni yang dilaksanakan di halaman pontren sabilal muhtadin ini kita akan membahas tuntas kemuliaan salah satu akhlak nabi melalui diskursus. Hadist ini menjelaskan bahwa nabi muhammad di utus allah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Meneladani akhlak rasulullah sebagai bekal pribadi yang unggul. Teks pidato bahasa arab tentang akhlak nabi teks pidato bahasa arab meneladani akhlak rasulullah. Hadirin yang saya hormati, dalam kesempatan yang baik ini, izinkanlah saya menyampaikan sebuah uraian singkat tentang “ meneladani akhlak rasul”. Source Peringatan maulid nabi dilakukan dalam rangka mengingat kelahiran keistimewaan mukjizat sirah dan mengetahui akhlak rasul. Meneladani akhlaq nabi muhammad saw assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Karena pada saat itu kemaksiatan meraja lela kemunkaran dimana mana oleh sebab itu allah mengutus nabi muhammad untuk menyadarkan umat manusia akan perbuatan mereka selama. Postingan ini akan memberikan contoh teks ceramah agama tentang meneladani akhlak rasulullah saw. Teks ceramah tentang maulid nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam. Source Dalam diri rasulullah terkumpul akhlak yang mulia dan sifat sifat utama. Meneladani akhlaq nabi muhammad saw assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dengan demikian rasulullah selalu memberikan akhlak yang terbaik untuk memberikan contoh kepada umatnya. Postingan ini akan memberikan contoh teks ceramah agama tentang meneladani akhlak. Semoga ceramah singkat beliau bermanfaat bagi kaum muslimin serta menambah ilmu dan kecintaan kita kepada nabi mubhammad shallallahu alaihi wa. Source Kita wajib mentaati nabi shallallahu alaihi wa sallam dengan menjalankan apa yang diperintahkannya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. Perlunya meneladani rasulullah saw di era milenial. Selanjutnya peringatan maulid nabi muhammad saw ini mengingatkan kita tentang pentingnya meneladani akhlak beliau yang mulia, serta mengamalkan ajaran yang dibawanya. Semoga ceramah singkat beliau bermanfaat bagi kaum muslimin serta menambah ilmu dan kecintaan kita kepada nabi mubhammad shallallahu alaihi wa. Kita bisa mengetahui keimanan seseorang melihat dari tingkah laku kesehariannya. Source Awas gak masuk islam aku pecat jadi orang arab. Teks pidato bahasa arab tentang akhlak nabi teks pidato bahasa arab meneladani akhlak rasulullah. Pendidikan guru sekolah dasarfakultas kegur. Ceramah agama islam tentang wajibnya mentaati dan meneladani nabi shallallahu alaihi wa sallam. Blog ini berisi kumpulan artikel tentang ilmu agama islam dan hukum islam, dan hukum positif di indonesia. Source If you’re looking for contoh pidato singkat meneladani akhlak rasulullah pictures information related to the contoh pidato singkat meneladani akhlak rasulullah topic, you have visit the ideal blog. Our website always provides you with suggestions for refferencing the maximum quality video and image content, please kindly hunt and find more informative video. Postingan ini akan memberikan contoh teks ceramah agama tentang meneladani akhlak rasulullah saw. Teks pidato bahasa arab tentang akhlak nabi teks pidato bahasa arab meneladani akhlak rasulullah. 87% menganggap dokumen ini bermanfaat, tandai dokumen ini sebagai bermanfaat. Source Oleh karenanya hadirin sekaligus memperingati kelahiran nabi muhammad saw dalam momen pekan olah raga dan seni yang dilaksanakan di halaman pontren sabilal muhtadin ini kita akan membahas tuntas kemuliaan salah satu akhlak nabi melalui diskursus. Teks pidato bahasa arab tentang akhlak nabi teks pidato bahasa arab meneladani akhlak rasulullah. Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat a llah y an g maha gofur y an g memberi kita panjang umur s emoga kita tidak kufur. Praktik ceramah dengan judul meneladani akhlak rasulullah saw. Doc naskah pidato ari setyawan academia edu. Source “sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.”. 2 meneladani akhlak rasulullah ﷺ back to my channelkali ini saya akan saya akan membahas tentang meneladani akhlak rasulullah itu sampai jamaah ngakak g. Merupakan contoh yang paling lengkap, dalam diri beliau terdapat kebesaran dan. Dalam diri rasulullah terkumpul akhlak yang mulia dan sifat sifat utama. Source Dalam menjalani kehidupan dewasa ini, manusia memerlukan pedoman dan keteladanan sebagai panutan dalam aktivitasnya. Simpan pidato meneladani akhlak rasulullah untuk nanti. Tandai sebagai konten tidak pantas. Unduh sebagai docx, pdf, txt atau baca online dari scribd. Hal ini merupakan konsekuensi dari syahadat kesaksian bahwa beliau adalah rasul utusan allah. Source Salah satu keberhasilan rasulullah saw dalam da’wahnya menyebarkan agama islam ialah dengan menggunakan akhlak, tidak pernah… beliau membujuk orang arab dengan hartanya If youre looking for contoh pidato singkat meneladani akhlak rasulullah pictures information related to the contoh pidato singkat meneladani akhlak rasulullah topic you have visit the ideal blog. “sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.”. Praktik ceramah dengan judul meneladani akhlak rasulullah saw. Selanjutnya peringatan maulid nabi muhammad saw ini mengingatkan kita tentang pentingnya meneladani akhlak beliau yang mulia, serta mengamalkan ajaran yang dibawanya. Source 2 meneladani akhlak rasulullah ﷺ Doc naskah pidato ari setyawan academia edu. Pidato tentang akhlak pengertian ciri tujuan teks contoh. Kita wajib mentaati nabi shallallahu alaihi wa sallam dengan menjalankan apa yang diperintahkannya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. Dan dengan agama yang benar supaya agama tersebut menghapus dan menyempurnakan syari’at agama yang telah lalu walaupun orang. Source 87% menganggap dokumen ini bermanfaat, tandai dokumen ini sebagai bermanfaat. Dengan meningkatkan keimanan dan meneladani akhlak mulia. Unduh sebagai docx, pdf, txt atau baca online dari scribd. Oleh karenanya hadirin sekaligus memperingati kelahiran nabi muhammad saw dalam momen pekan olah raga dan seni yang dilaksanakan di halaman pontren sabilal muhtadin ini kita akan membahas tuntas kemuliaan salah satu akhlak nabi melalui diskursus. 87% menganggap dokumen ini bermanfaat, tandai dokumen ini sebagai bermanfaat. Source Kegiatan peringatan maulid ini diikuti seluruh siswa siswi dan guru sma muhiba. Segala ucapan dan perilaku nabi masih relevan dengan yang terjadi di era yang jauh lebih modern seperti sekarang ini. Membahas kitab syamail muhammadiyah, meneladani rasulullah secara kaffah. If youre looking for contoh pidato singkat meneladani akhlak rasulullah pictures information related to the contoh pidato singkat meneladani akhlak rasulullah topic you have visit the ideal blog. Kita wajib mentaati nabi shallallahu alaihi wa sallam dengan menjalankan apa yang diperintahkannya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. Source Nabi muhammad diutus ke bumi ini untuk berdakwah menyampaikan wahyu apa yang telah diberikan oleh allah kepada rasulullah melalui malaikat jibril. Our website always provides you with suggestions for refferencing the maximum quality video and image content, please kindly hunt and find more informative video. Hadist ini menjelaskan bahwa nabi muhammad di utus allah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Hal ini merupakan konsekuensi dari syahadat kesaksian bahwa beliau adalah rasul utusan allah. Dengan merujuk akhlak rasulullah saw, insya allah persoalan hidup kita akan ada. Source Postingan ini akan memberikan contoh teks ceramah agama tentang meneladani akhlak rasulullah saw. Dalam diri rasulullah terkumpul akhlak yang mulia dan sifat sifat utama. Dalam diri rasulullah terkumpul akhlak yang mulia dan sifat sifat utama. Postingan ini akan memberikan contoh teks ceramah agama tentang meneladani akhlak. Our website always provides you with suggestions for refferencing the maximum quality video and image content, please kindly hunt and find more informative video. Source Awas gak masuk islam aku pecat jadi orang arab. Segala ucapan dan perilaku nabi masih relevan dengan yang terjadi di era yang jauh lebih modern seperti sekarang ini. Nabi muhammad diutus ke bumi ini untuk berdakwah menyampaikan wahyu apa yang telah diberikan oleh allah kepada rasulullah melalui malaikat jibril. Pendidikan guru sekolah dasarfakultas kegur. yang masuk islam 50 ribu. Source Meneladani akhlak rasulullah sebagai bekal pribadi yang unggul. Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat a llah y an g maha gofur y an g memberi kita panjang umur s emoga kita tidak kufur. Untuk memenuhi tugas uas mata kuliah aswaja. Hadirin yang saya hormati, dalam kesempatan yang baik ini, izinkanlah saya menyampaikan sebuah uraian singkat tentang “ meneladani akhlak rasul”. Kita wajib mentaati nabi shallallahu alaihi wa sallam dengan menjalankan apa yang diperintahkannya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. Source Segala ucapan dan perilaku nabi masih relevan dengan yang terjadi di era yang jauh lebih modern seperti sekarang ini. Hal ini merupakan konsekuensi dari syahadat kesaksian bahwa beliau adalah rasul utusan allah. 87% menganggap dokumen ini bermanfaat, tandai dokumen ini sebagai bermanfaat. “sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.”. Karena pada saat itu kemaksiatan meraja lela kemunkaran dimana mana oleh sebab itu allah mengutus nabi muhammad untuk menyadarkan umat manusia akan perbuatan mereka selama. This site is an open community for users to share their favorite wallpapers on the internet, all images or pictures in this website are for personal wallpaper use only, it is stricly prohibited to use this wallpaper for commercial purposes, if you are the author and find this image is shared without your permission, please kindly raise a DMCA report to Us. If you find this site adventageous, please support us by sharing this posts to your preference social media accounts like Facebook, Instagram and so on or you can also save this blog page with the title ceramah tentang meneladani akhlak rasulullah by using Ctrl + D for devices a laptop with a Windows operating system or Command + D for laptops with an Apple operating system. If you use a smartphone, you can also use the drawer menu of the browser you are using. Whether it’s a Windows, Mac, iOS or Android operating system, you will still be able to bookmark this website.
Akar luhur akhlak merupakan sikap yang membawa kalangan pesantren begitu setia merawat dan menjaga persatuan bangsa serta mampu mengintegrasikan antara konsep agama dan negara. Sesuatu yang tidak mudah dilakukan oleh negara-negara dengan mayoritas berpenduduk Muslim di kawasan Timur Tengah. Tidak heran di sana kerap terjadi perang saudara hingga kini. “Innama buitstu liutamima makarimal akhlak”, sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak. Begitulah bunyi salah satu hadits Nabi Muhammad. Sabda Rasulullah tersebut menunjukkan bahwa akhlak yang baik atau akhklakul karimah menjadi pondasi penting orang-orang beragama. Akhlak ini berbasis nilai. Nilai merupakan sesuatu yang bersifat universal. Sehingga pada dasarnya, akhlak yang baik ada pada diri setiap orang beragama, setiap manusia. Apalagi ajaran Rasulullah penuh dengan teladan-teladan akhlak yang baik di tengah masyarakat. Membahas persoalan akhlak, globalisasi yang disertai dengan perubahan sosial yang begitu cepat salah satunya berdampak pada pergeseran nilai sekaligus mendegradasi akhlak manusia. Tidak terhitungnya jumlahnya krisis kemanusiaan dan kemerosotan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Islam, akhlak menjadi disiplin ilmu tersendiri yang kadang diintegrasikan tasawuf dan filsafat karena terkait erat dengan konsep etika, dan lain-lain. Akhlak dan budi pekerti yang luhur sangat dibutuhkan untuk mengisi kehidupan masyarakat. Akhlak luhur merupakan keniscayaan dari kedudukan manusia sebagai makhluk sosial. Semakin luhur akhlak seseorang, maka semakin mantap kebahagiaannya. Demikian juga dengan masyarakat, semakin kompak anggota-anggotanya secara bersama-sama melaksanakan nilai-nilai akhlak yang disepakati bersama, maka semakin bahagia masyarakat tersebut. Secara historis, para filsuf Yunani kuno sangat menjunjung tinggi etika dan kemanusiaan. Langkah-langkah kaki mereka tidak pernah berhenti mencari ruang-ruang kehidupan manusia, dimana akhlak, etika, dan kemanusiaan dihidupkan. Nurani sangat terkait dengan perkembangan akhlak luhur pada diri manusia. Layaknya pelita yang selalu menerangi, nurani merupakan pencerah hati dan perasaan manusia sehingga memungkinkan dirinya terhindar dari hal-hal negatif. Namun demikian, hati nurani bukan hasil dari pemikiran teoritis akliah. Tetapi ia lahir dari kerja perasaan yang bisa jadi tidak mudah untuk didefinisikan substansinya. Namun, setiap orang dapat merasakan hati nurani dan tidak mudah untuk mengabaikannya. Akhlak juga berkaitan dengan kebaikan dan keburukan atau kejahatan. Keburukan atau kejahatan adalah lawan dari kebaikan. Ia mencakup dua hal pokok, pertama, sakit atau perih, baik jasmani maupun rohani, seperti musibah kebakaran atau tenggelam. Kedua, adalah yang mengantar pada sakit atau perih seperti kebodohan dan kedurhakaan. Keburukan dan kejahatan itu bisa jadi bersumber dari pihak lain dan bisa juga akibat ulah yang mengalaminya sendiri. Quraish Shihab dalam Yang Hilang dari Kita Akhlak 2016 mengungkapkan salah satu doa yang diamalkan dan diajarkan Rasulullah ketika akan keluar rumah, ialah “Ya Allah, kami memohon perlindungan-Mu sehingga kami tidak sesat, tidak juga disesatkan, tidak tergelincir atau digelincirkan, tidak menganiaya tidak juga dianiaya, serta tidak berbuat jahil picik, tidak juga kami diperlakukan dengan picik.” Doa tersebut mengisyaratkan potensi terjadinya keburukan dan kejahatan akibat ulah pihak lain maupun ulah kita sendiri. Dalam konteks keterbukaan informasi dan perkembangan teknologi digital, Quraish Shihab juga menekankan akhlak bertabayun atau melakukan kroscek kebernaran terhadap informasi dan berita yang beredar melalui media cetak, website, maupun media sosial. Dalam hal ini, Allah dalam QS Al-Hujurat [49] ayat 6 memerintahkan manusia untuk senantiasa melakukan tabayyun atau check dan richeck. “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu seorang fasik membawa suatu berita, maka bersungguh-sungguhlah mencari kejelasan agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa pengetahuan yang menyebabkan kamu atas perbuatan kamu menjadi orang-orang yang menyesal.” QS Al-Hujurat 6 Tanpa upaya bertabayun terlebih dahulu, tidak terhitung orang-orang yang aktif di media sosial termakan oleh berita-berita palsu dan bohong. Agaknya pasar netizen yang mudah dibohongi makin marak, dampaknya seolah kebohongan dalam bentuk informasi menjadi sebuah industri. Lagi-lagi, di sinilah akhlak luhur harus dikedepankan. Jika sebelum era digital langsung dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, saat ini akhlak juga harus dijunjung tinggi ketika berinteraksi di media sosial. Pada masa Rasulullah, ada sekelompok orang yang menyebarkan rumor tentang istri Nabi saw, Aisyah ra yang cukup meresahkan Nabi dan sahabat-sahabat karib beliau. Setelah sebulan rumor itu berkembang, baru Allah ayat-ayat yang membantah rumor tersebut sambil memberi pengajaran kepada umat bagaimana langkah yang harus ditempuh jika tabayun tidak menghasilkan apa yang diharapkan atau bila rumor itu menyangkut orang yang selama ini dikenal baik. Allah berpesan dalam QS An-Nur [24] 12 yang maksudnya antara lain menyatakan bahwa mestinya sewaktu kamu mendengar rumor itu, kamu selaku orang-orang mukmin dan mukminah bersangka baik terhadap yang dicemarkan namanya karena yang dicemarkan namanya itu adalah bagian kamu sesama orang beriman. Pada ayat 24 dalam surat di atas, Allah dengan jelas memperingatkan bahwa orang-orang yang senang tersebarnya berita-berita yang mencemarkan dalam masyarakat Islam, mereka itu akan ditimpa siksa yang pedih. Krisis akhlak yang semakin akut terutama di kalangan generasi muda, menjadikan buku ini penting untuk dibaca, dipahami, dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari. Bangsa Indonesia, terutama umat Islam perlu memperhatikan tradisi keilmuan dan pendidikan di pesantren yang integratif antara akhlak, ilmu, dan amal. Bahkan, pengembangan adab dan budi pekerti luhur sangat ditekankan di pesantren sehingga lembaga pendidikan asli Indonesia tersebut mampu menjadi benteng moral bagi generasi bangsa sejak berabad-abad lalu hingga saat ini. Fathoni
- Khutbah Jumat singkat menyambut peringatan Maulid Nabi tahun ini, maka tema yang diangkat adalah tentang teladan sikap warahmatullaahi wabarakatuh..الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ خَلَقَ الزّمَانَ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ وَالَليَالِي بِمَزَايَا وَفَضَائِلَ يُعَظَّمُ فِيْهَا الأَجْرُ والحَسَنَاتُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِي بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ علَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمّدٍ وَعَلَى آلِه وأصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ في أَنْحَاءِ البِلاَدِ. أمَّا بعْدُ، فيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan kita kembali dalam majelis salat dan khotbah Jumat pekan ini, 7 Oktober 2022. Salawat dan salam tercurah kepada manusia paling mulia, Nabi Muhammad salalallaahu 'alaihi wasallam, dan atas keluarga dan para sahabatnya, di mana pada esok hari kita akan memperingati hari kelahirannya, sekitar lima belas abad yang lalu 12 Rabiul Awal 507 Masehi.Khutbah Jumat Singkat Maulid Nabi Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, khususnya bagi umat Islam tujuan utamanya adalah untuk memuliakan dan menyatakan terima kasih kepadanya, karena selama hidupnya, Beliau telah mencurahkan segenap jiwa raganya untuk menyelamatkan kehidupan manusia dari kesesatan, kegelapan dan kebodohan menuju kehidupan yang lurus, terang benderang, berbudaya dan beradab, menuju kehidupan yang bahagia di dunia dan buku-buku sejarah yang pernah kita baca, Muhammad SAW tercatat sebagai Nabi yang paling berhasil melaksanakan tugasnya mengemban risalah Allah dalam waktu yang singkat, dengan risiko yang kecil, namun pengaruhnya sangat luas dan terus berlaku hingga sekarang. Karena keberhasilan Rasul yang sangat luar biasa itulah, Allah SWT dan para malaikatnya menyampaikan salam dan hormat kepada beliau, dan kita sebagai umatnya juga dianjurkan untuk senantiasa menyampaikan salam dan hormat kepadanya, antara lain melalui peringatan maulid Nabi. Allah SWT berfirmanاِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًاInnal laaha wa malaaa'i katahuu yusalluuna 'alan Nabiyy; yaaa aiyuhal laziina aamanuu salluu 'alaihi wa sallimuu tasliimaaArtinya "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." QS. Al-Ahzab 56.Dalam ayat ini diterangkan di antara bukti keagungan beliau ialah bahwa sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Salawat dari Allah berarti memberi rahmat, dan dari malaikat berarti memohonkan ampunan. Karena itu, wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi, seperti dengan berkata "Allàhumma salli alà Muhammad semoga Allah melimpahkan kebaikan dan ke-berkahan kepada Nabi Muhammad", dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya, dengan mengucapkan perkataan seperti "Assalàmu alaika ayyuhan-nabiy semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai Nabi."Sesungguhnya Allah memberi rahmat kepada Nabi Muhammad, dan para malaikat memohonkan ampunan untuknya. Oleh karena itu, Allah menganjurkan kepada seluruh umat Islam supaya bersalawat pula untuk Nabi SAW dan mengucapkan salam dengan penuh penghormatan dari Abu Sa'id al-Khudri bahwa ia bertanya, "Wahai Rasulullah, adapun pemberian salam kepadamu kami telah mengetahuinya, bagaimana kami harus membaca salawat?" Nabi menjawab, ucapkanlah "Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad kama shallaita 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim innaka hamid majid. Allahumma barik 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad kama barakta 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim innaka hamid majid". HR. al-Bukhari, Ahmad, an-Nasa'i, Ibnu Majah, dan lainnyaDiriwayatkan juga oleh 'Abdullah bin Abu thalhah dari ayahnyaBahwa Rasulullah datang pada suatu hari dan terlihat tanda-tanda kegembiraan di wajahnya. Lalu kami bertanya, "Kami telah melihat tanda-tanda kegembiraan di wajahmu." Nabi menjawab, "Memang, Jibril telah datang kepadaku dan berkata, 'Wahai Muhammad sesungguhnya Tuhanmu telah menyampaikan salam kepadamu dan berfirman, 'Tidakkah kamu merasa puas bahwa tidak ada seorang pun dari umatmu yang membaca salawat untukmu melainkan Aku membalasnya dengan sepuluh kali lipat. Dan tidak seorang pun yang menyampaikan salam kepadamu dari umatmu melainkan Aku membalas dengan salam sepuluh kali lipat." Selanjutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya meneladani akhlak beliau yang mulia, serta mengamalkan ajaran yang surat Al-Hasyr ayat 7, firman Allah SWT ؕ وَمَاۤ اٰتٰٮكُمُ الرَّسُوۡلُ فَخُذُوْهُ وَمَا نَهٰٮكُمۡ عَنۡهُ فَانْتَهُوۡا ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ؕ اِنَّ اللّٰهَ شَدِيۡدُ الۡعِقَابِۘ ..........Wa maaa aataakumur Rasuulu fakhuzuuhu wa maa nahaakum 'anhu fantahuu, wattaqullah, innallaaha syadiidul ' "....Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya." QS. Al-Hasyr 7.Ayat ini mengandung prinsip-prinsip umum agama Islam, yaitu agar menaati Rasulullah dengan melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya, karena menaati Rasulullah SAW pada hakikatnya menaati Allah sesuatu yang disampaikan Rasulullah berasal dari Allah, sebagaimana firman-Nya"Dan tidaklah yang diucapkannya itu Al-Qur'an menurut keinginannya. Tidak lain Al-Qur'an itu adalah wahyu yang diwahyukan kepadanya." an Najm/53 3-4; Rasulullah SAW menyampaikan segala sesuatu kepada manusia dengan tujuan untuk menjelaskan agama Allah yang terdapat dalam Al-Qur' jamaah Jumat rahimakumullah,Di antara akhlak Rasulullah SAW yang patut kita teladani atau ajaran yang dibawanya yang patut kita ikuti dan laksanakan, yakniPertama, melaksanakan salat lima waktu. Beliau menyatakan, bahwa shalat adalah tiang agama, shalat menjadi pembeda antara seorang muslim dan non-muslim. Dengan melaksanakan salat, dapat mencegah perbuatan yang keji dan munkar, salat merupakan amal yang pertama sekali akan ditanya di akhirat, jika salatnya baik, maka akan ada harapan amal yang lainnya akan baik. Karena demikian pentingnya shalat ini, sampai menjelang wafatnya, Rasulullah mengingatkan umatnya, agar jangan meninggalkan salat. Kedua, menghiasi diri dengan akhlak yang mulia. Dalam salah satu hadisnya, Rasulullah SAW bersabda"Bahwasanya aku diutus ke di dunia ini untuk menyempurnakan akhlak." HR. AhmadDi antara akhlak yang beliau ajarkan adalah menghormati, menyayangi dan memuliakan orang tua, terutama ibu. Ketika ada seorang sahabat bertanya kepada beliau tentang siapakan orang yang harus lebih dahulu dihormati, beliau menjawab ibumu, ibumu, ibumu, sampai tiga kali, dan kemudian bapakmu. Akhlak mulia lainnya yang beliau ajarkan adalah menghormati dan memuliakan tetangga, karena tetanggalah orang yang terdekat jamaah Jumat rahimakumullah, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan akhlak terhadap lingkungan. Umat Islam diajarkan memelihara dan menjaga kebersihan. Beliau menyatakan, bahwa kebersihan adalah sebagian daripada beliau melarang seseorang menyiksa binatang dan juga menganjurkan agar berbuat baik pada tumbuh-tumbuhan. Ketiga, melaksanakan fungsi dan peran sebagai istri atau sebagai ibu. Seperti disampaikan Abuddin Nata dalam "Meneladani Akhlak Rasulullah", sebagai seorang istri, Rasulullah SAW mengajarkan agar kita menjadi istri yang salihah, yaitu istri yang taat menjalankan perintah Allah, taat kepada suami, menjaga amanahnya, berupa harta benda, termasuk diri kita sendiri, ketika suami tidak ada di rumah, menyenangkan hatinya, menjaga kehormatannya, menghormati orang tua dan ibu, Rasulullah SAW mengajarkan agar kita memelihara kesehatan dan pertumbuhan fisik putera-puteri kita, mengisi jiwanya dengan akhlak mulia, mengisi otaknya dengan ilmu pengetahuan, dan menghiasi fisiknya dengan berbagai keterampilan. Tiga di atas itu antara lain akhlak dan ajaran yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada kita semua. Demikianlah khotbah Jumat kali ini, semoga kita semua dapat selalu mengingat, merenungkan dan mengamalkan kembali akhlak dan ajaran Rasulullah, sehingga maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentun introspeksi diri untuk kembali kepada ajaran Nabi Muhammad juga Contoh Ceramah Maulid Nabi 2022 Sejarah Singkat dan Hikmahnya Strategi Dakwah Rasulullah di Madinah dan Kisah Perjuangan Muhammad Naskah Khutbah Jumat Maulid Nabi Muhammad Makna Bagi Umat Islam - Sosial Budaya Penulis Dhita KoesnoEditor Addi M Idhom
Salah satu bentuk memuliakan Nabi Muhammad saw adalah tunduk patuh pada semua ajaran yang dibawa olehnya, serta meneladani semua sifat-sifatnya yang mulia dan luhur. Oleh karena itu, materi khutbah kali ini mengingatkan kita semua perihal betapa pentingnya meneladani sifat-sifat Rasulullah pada segala aspek kehidupan. Teks khutbah Jumat berikut ini dengan judul “Khutbah Jumat Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Semua Sendi Kehidupan.” Untuk mencetak naskah khutbah Jumat ini, silakan klik ikon print berwarna merah di atas atau bawah artikel ini pada tampilan desktop. Semoga bermanfaat! اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ وَفَّقَ لِلْخَيْرَاتِ عِبَادَهُ الْأَبْرَارَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدِ نِ الْمُصْطَفَى الْمُخْتَارْ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الْأَخْيَارِ. أَمَّا بَعْد فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بسم الله الرحمن الرحيم لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُوْلِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللهَ وَالْيَوْمَ اْلأٰخِرَ وَذَكَرَ اللهَ كَثِيْرًا Jamaah Shalat Jumat azzakumullâh Pada kesempatan yang mulia ini marilah kita tingkatkan kualitas takwa kita kepada Allah Subhanahu Wata’ala, dengan cara sungguh-sungguh meneladani akhlak agung Baginda Nabi Muhammad SAW, dalam semua aspek dan sendi kehidupan. Karena dengan cara takwa demikian, berarti kita mencintai Nabi Muhammad SAW, dan dengan begitu berarti kita mencintai Allah SWT, sehingga dengan penuh kesadaran akan melaksanakan segala perintah Allah Taala dan menjauhi segala larangan-Nya dengan sebaik-baiknya. Jamaah Shalat Jumat azzakumullâh Dalam tradisi di Indonesia, peringatan maulid Nabi Muhammad dilakukan hingga berbulan-bulan. Peringatan Maulid berarti memperingati kelahiran Nabi Agung kita Sayyidina Muhammad SAW dan menjadikan teladan baiknya dalam berbagai aspek dalam kehidupan. Penting bagi kita untuk selalu mengingatkan tentang akhlak dan teladan Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW adalah figur manusia pilihan al-mushthafâ al-mukhtâr, karenanya beliau menjadi teladan mulia bagi semua manusia. Beliau dilahirkan di jazirah Arab pada masa jahiliyah, yang kemudian berhasil membawa perubahan masyarakat Arab kepada zaman terang-benderang min al-zhulumât ilâ al-nȗr, penuh dengan penghormatan, kasih sayang, persaudaraan dan persatuan. Jamaah Shalat Jumat azzakumullâh Mengapa kita wajib meneladani Nabi kita, Rasulullah Muhammad SAW? Jawabnya jelas bahwa sebagaimana disebutkan dalam hadits yang bersumber dari sahabat Anas radhiyallâhu anhu كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَحْسَنَ النَّاسِ خُلُقًا Artinya “Rasulullah SAW adalah manusia yang terbaik budi pekertinya.” HR Bukhari, Muslim dan Ashabus Sunan wa-al-Musnad Oleh karena itu, kita harus dan sangat perlu mengikuti teladan baik dari Rasulullah SAW dalam berbagai aspek dan sendi-sendi kehidupan. Nabi SAW telah memberikan teladan yang baik uswatun hasanah, di antaranya perlu dikemukakan 6 enam contoh konkret. Pertama, memenuhi panggilan atau permintaan dengan sikap yang baik. Dalam sebuah hadits bersumber dari Sayidah Aisyah radhiyallâhu anhâ disebutkan bahwa “Tidaklah ada seorang yang lebih baik budi pekertinya daripada Rasulullah tidak ada satu pun orang dari sahabat-sahabat beliau dan tidak pula dari keluarga beliau yang memanggil beliau kecuali beliau mengatakan Labbaik; Baik aku penuhi panggilanmu! Oleh karena itulah Allah menurunkan firman-Nya berupa وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ Artinya “Sungguh engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.” QS. al-Qalam [68] 4. Disebutkan oleh Ummul Mukminin, ketika ditanya oleh Yazin bin Bâbnu “Apa akhlak Rasulullah?” Ia menjawab bahwa akhlak Rasulullah SAW adalah Al-Qur’an. Kemudian ia disuruh untuk membaca surat al-Mukminun ayat 1-5, yang menunjukkan akhlak Rasulullah SAW. HR Al-Bukhari, al-Hakim, al-Baihaqi dan al-Nasai. Kedua, murah senyum. Dalam hadits disebutkan tentang akhlak Rasulullah SAW ketika sendirian di rumah. عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا سُئِلَتْ كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ إِذَا خَلا فِي بَيْتِهِ؟ قَالَتْ كَانَ أَلْيَنَ النَّاسِ وَأَكْرَمَ النَّاسِ. وَكَانَ رَجُلا مِنْ رِجَالِكُمْ إِلا أَنَّهُ كَانَ ضَحَّاكًا بَسَّامًا Artinya “Dari Aisyah, ia ditanya bagaimana Rasulullah SAW ketika sendirian di rumah? Ia menjawab Beliau adalah manusia yang paling lembut dan manusia yang paling mulia, beliau seorang dari kaum laki-laki kalian, hanya saja beliau humoris nan banyak senyumnya.” HR. Ahmad dalam Musnad Ahmad, dan Ibn Sa’id dalam al-Thabaqât al-Kubrâ Ketiga, hidup sederhana dan mengerjakan sendiri berbagai pekerjaan rumah tangga. Beliau sosok yang sangat sederhana; mengerjakan sendiri pekerjaan rumah tangga, menjahit pakaian dan menyambung sandal yang putus. Disebutkan dalam hadits عَنْ عَائِشَةَ أنَّها سُئِلَتْ مَا كَانَ النَّبيُّﷺ يَعْمَلُ فِيْ بَيْتِهِ؟ قَالَتْ كَانَ يَخيْطُ ثَوْبَهُ وَيخْصِفُ نَعْلَهُ وَيَعْمَلُ مَا يَعْمَلُ الرِّجَالُ فِيْ بُيُوْتِهِمْ Artinya “Dari Aisyah, bahwa ia ditanya “Apa yang yang dilakukan Nabi SAW di rumahnya? Ia menjawab “Beliau menjahid bajunya, menyambung sandalnya yang putus, dan mengerjakan pekerjaan yang dilakukan para suami di rumah-rumah mereka.” HR Ibn Hibbân Keempat, suka menolang sesama. Beliau mengantarkan atau menyeberangkan seorang ibu hingga memenuhi kebutuhannya. Keenam, penuh kasih sayang rahmah pada umat. Beliau penuh kasih sayang pada umatnya. Diriwayatkan dari Anas bin Malik, dan Abu Sa’id al-Khudzri, bahwa Nabi SAW suatu ketika mendengar suara tangisan anak kecil, padahal beliau sedang shalat, maka beliau membaca surat yang pendek dan surat yang ringan, karena khawatir menyulitkan ibu anak tersebut. HR al-Bukhari. Diriwayatkan pula dari Malik bin Ruwaihits bahwa Nabi SAW adalah seorang yang sangat kasih sayang lagi lemah lembut rahîman rafîqan; kami pernah tinggal bersama beliau selama dua puluh malam, kemudian beliau mengira kami sangat merindukan keluarga kami; lantas beliau menanyai kami perihal keluarga kami; kami pun memberitaukan kepada beliau mengenai kabar mereka. Lantas Nabi SAW berkata ارْجِعُوا إِلَى أَهْلِيكُمْ فَأَقِيمُوْا فِيْهِمْ وَعَلِّمُوهُمْ وَمُرُوْهُمْ Artinya “Kembalilah kalian kepada keluarga kalian, dan tinggallah bersama mereka, ajarilah mereka, dan perintahkan mereka kepada kebaikan.” HR. Bukhari dan Muslim Kelima, penuh perhatian dan kepedulian sosial. Abȗ Ya’lâ dalam Musnadnya meriwayatkan sebuah hadits dari Anas dikutip juga dalam kitab Ihyâ’ Ulȗmiddîn karya Imam al-Ghazali, dan al-Durr al-Mantsȗr karya Jalâluddin al-Suyȗthî كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ إِذَا فَقَدَ الرَّجُلُ مِنْ إِخْوَانِهِ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ سَأَلَ عَنْهُ، فَإنْ كَانَ غَائِبًا دَعَا لَهُ، وَإِنْ كَانَ شَاهِدًا زَارَهُ، وَإِنْ كَانَ مَرِيْضًا عَادَهُ Artinya “Rasulullah SAW ketika ada seseorang yang tidak tampak bersama saudara-saudaranya selama tiga hari, maka beliau menanyakan keadaan-nya; jika ia tidak hadir, maka beliau memanggilnya, jika ia hadir, maka beliau menghampirinya, dan jika ia sedang sakit, maka beliau menjenguknya.” HR. Abu Ya’la Oleh karena itu dalam hadits sahih Nabi SAW mengajarkan kepedulian sosial عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِي اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ اْلقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعَسِّرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِيْ الدُّنْيَا وَالآَخِرَةِ،.... رواها مسلم Artinya “Dari Abu Hurairarah ia berkata Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa yang menghilangkan satu kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan di dunia, niscaya Allah akan menghilangkan darinya satu kesulitan dari berbagai kesulitan pada hari Kiamat. Barangsiapa yang meringankan orang yang kesusahan dalam hutangnya, niscaya Allah akan meringankan baginya urusannya di dunia dan akhirat.” HR. Muslim Keenam, mengajarkan kedamaian salâm. Nabi SAW mengajarkan kedamaian, bukan kekerasan, tindakan anarkis, dan kemurkaan, apalagi terorisme, yang justru mencederai citra Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin. Dalam hadits riwayat al-Bukhari dan Ahmad dari Abu Hurairah disebutkan Sabda Nabi SAW اَلْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ... رواه البخاري Dalam riwayat lain disebutkan اَلْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ النَّاسُ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ رواه أحمد Maksudnya adalah bahwa orang Islam sejati itu adalah orang yang tangannya perbuatannya dan lidahnya ucapannya tidak mengganggu dan tidak menyakitkan orang lain. Dengan kata lain, orang Islam sejati itu adalah bila sikap, perbuatan dan ucapannya mengandung kedamaian dan kesejukan bagi sesama manusia. Demikian ini karena kita sadari bahwa Islam mengajarkan ajaran kasih sayang, dan kedamaian, bukan kekerasan, anarkisme dan kemurkaan, yang justru mencederai citra Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin. Oleh karena itu, tepatlah seorang bernama Michael Hart, dalam bukunya yang populer, memosisikan Nabi Muhammad SAW sebagai sosok nomor satu, dari urutan 100 tokoh dunia yang paling berpengaruh sepanjang sejarah. Berdasarkan fakta di atas, jelas misi risalah Nabi Muhammad SAW adalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Sabda beliau “Sungguh tiada lain aku diutus kecuali untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” HR. al-Bukhari, al-Hakim, dll. Namun, sangat disayangkan atas nama kebebasan hak asasi manusia, kebebasan berekspresi dan mengemukakan pendapat, saat ini di era internet, era media sosial medsos ini, era smartphone, banyak perkataan dan ujaran, dalam bentuk tulisan status, meme dan sebagainya, yang berisi muatan yang penuh kebencian hate speech, saling fitnah, dan berita yang tidak benar hoax, baik dibuat sendiri maupun hanya sekedar men-share menyebarluaskannya. Bahkan fnomena ini menjadi semacam darurat hoax. Padahal diingatkan dalam sabda Rasulullah SAW عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يُّحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ رواه مسلم Artinya “Dari Abu Hurairah ia berkata Rasulullah SAW bersabda “Cukuplah seseorang berdosa membicarakan atau menyampaikan setiap sesuatu yang ia dengar.” HR. Muslim Jamaah Shalat Jumat azzakumullâh Dengan demikian sungguh sangat jelas akhlak agung Nabi Muhammad SAW yang harus kita teladai dengan sungguh-sungguh, dalam semua sendi kehidupan, baik dalam lingkup kecil, rumah tangga kita, masyarakat kita, dan lingkup yang lebih luas, bangsa dan negara kita. Semoga kita semua diberi pertolongan Allah Taala menjadi orang-orang yang mampu meneladani Nabi Muhammad SAW, sehingga kita semua terhindar dari laknat dan ketidakridhaan Allah SWT. Amin. Sebagai penutup khutbah ini marilah kita renungkan firman Allah yang tersebut dalam Surat al-Ahzab 33 ayat 45-48 يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ اِنَّآ اَرْسَلْنٰكَ شَاهِدًا وَّمُبَشِّرًا وَّنَذِيْرًاۙ﴿٤٥﴾ وَّدَاعِيًا اِلَى اللّٰهِ بِاِذْنِهٖ وَسِرَاجًا مُّنِيْرًا﴿٤٦﴾ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ بِاَنَّ لَهُمْ مِّنَ اللّٰهِ فَضْلًا كَبِيْرًا﴿٤٧﴾ وَلَا تُطِعِ الْكٰفِرِيْنَ وَالْمُنٰفِقِيْنَ وَدَعْ اَذٰىهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلًا﴿٤٨﴾ Artinya Wahai Nabi Muhammad, sesungguhnya Kami mengutus engkau untuk menjadi saksi, pemberi kabar gembira, dan pemberi peringatan dan untuk menjadi penyeru kepada agama Allah dengan izin-Nya serta sebagai pelita yang menerangi. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang mukmin bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari Allah. Janganlah engkau Nabi Muhammad menuruti orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, biarkan saja gangguan mereka, dan bertawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah sebagai pelindung. QS. Al-Ahzab [33]45-48 Demikian khutbah ini semoga banyak manfaatnya bagi kita semua. Semoga kita, keluarga kita, masyarakat dan bangsa kita diberi pertolongan oleh Allah Taala menjadi orang-orang yang mampu meneladani akhlak agung Baginda Nabi Muhammad SAW, sehingga kita, keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia ini mendapatkan keberkahan dan keselamatan, terhindar dari laknat dan ketidakridhaan Allah SWT. Amin. بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ بِاْلُقْرءَانِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِماَ فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ Khutbah II إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهْ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةْ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ مِنْ يَوْمِنَا هَذَا إِلَى يَوْمِ النَّهْضَةْ. أَمَّا بَعْدُ. أَيُّهَا النَّاسُ! أُوْصِيْكُمْ بتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ فَقَالَ تَعَالَى مُخْبِرًا وَأٰمِرًا إِنَّ اللهَ وَمَلَآئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ وَبَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا إِبْراهَيْمَ فِي الْعٰلَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالمْؤُمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إِنَّكَ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ يَا قَاضِيَ الْحاَجاَتِ. اَللّٰهُمَّ أَعِزَّ الِإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ أَصْلِحْ وُلاَةَ الْمُسْلِمِيْنَ بِمَا فِيْهِ صَلاَحُ الِإِسْلاَمِ وَالْمُسْلِمِيْنَ. رَبَّنَا أتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّءْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا. رَبَّناَ لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا. رَبَّنَا أتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ عِبَادَ اللهْ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاۤءِ ذِي اْلقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ اْلفَخْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، فَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمٍ يَّزِدْكُمْ وَاسْئَلُوْا مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ Ustadz Ahmad Ali MD, Pendiri dan Ketua Yayasan Manhajuna Madania Salam Tangerang, Dosen Tetap Pascasarjana Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an Institut PTIQ Jakarta
ceramah tentang meneladani akhlak rasulullah